Buah Penambah Darah untuk Ibu Hamil Harus Dikonsumsi

Ibu hamil wajib mengkonsumsi buah penambah darah untuk ibu hamil yang tepat. Karena, bila ibu hamil mengalami anemia, hal ini akan membbuat ibu hamil sering pusing, lesu, dan juga pingsan. Karena memang ibu hamil selalu membutuhkan sel darah merah lebih banyak dari biasanya. Maka dari itulah, untuk mengatasi masalah kurang darah, sebaiknya Anda perhatikan beberapa makanan di bawah ini, dimana makanan ini bisa menambah darah Anda agar terhindar dari masalah kurang darah atau anemia, antara lain:

penambah darah untuk ibu hamil

  1. Anda bisa mengkonsumsi buah delima. Karena buah ini memiliki sumber zat besi alami yang bisa meningkatkan HB dengan cepat. Selain itu, buah ini juga kaya dengan vitamin C, vitamin A, vitamin E, beserta asam folat yang baik untuk kesehatan tubuh. Belum lagi antioksidannya yang tinggi semakin menjaga kesehatan si ibu hamil.
  2. Buah kurma juga merupakan salah satu buah penambah darah untuk ibu hamil yang tepat. Buah ini selain bisa meningkatkan HB dengan cepat, kurma juga memiliki kandungan kalsium, zat besi, vitamin B, vitamin A, dan magnesium yang akan menjadikan ibu hamil semakin berenergi.
  3. Selanjutnya, bisa mengkonsumsi buah semangka. Buah yang kaya dengan kandungan air dan rasa manis alami ini ternyata juga bisa meningkatkan kadar HB dengan cepat. Selain itu, di dalamnya juga terdapat likopen yang baik untuk membuat energy tubuh tetap stabil. Selain itu, buah semangka juga bisa membantu penyerapan kalsium menjadi lebih cepat dan membantu lemak agar cepat dilarutkan.
  4. Makanan lainnya bisa mengkonsumsi buah bit. Dimana, buah ini kaya dengan zat besi dan antioksidan yang mampu mengatasi anemia dan juga mencegah adanya radikal bebas pada tubuh. Di dalamnya juga mengandung asam folat yang berguna untuk mencegah terjadinya cacat janin saat memasuki masa kehamilan.

Nah, itu tadi adalah daftar buah penambah darah untuk ibu hamil yang bisa dikonsumsi setiap hari. Sehingga, ibu hamil bisa terhindar dari kekurangan darah atau anemia di masa kehamilannya. Semoga artikel ini cukup membantu.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *