Beberapa Larangan Ibu Hamil Trimester Pertama

Untuk menjaga kesehatan janin, seorang ibu hamil perlu melakukan banyak hal. Salah satuya adalah dengan menjaga asupan nutrisi bagi si janin. Konsumsi buah-buahan segar seperti apel, semangka, alpukat, papaya, jambu air, pisang, serta buah naga dipercaya mampu memberikan takaran vitamin yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang si janin dengan tepat. Selain mengetahui jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi,  ibu hamil juga perlu memperhatikan beberapa hal yang justru akan menyebabkan efek berbahaya kepada si janin. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa larangan ibu hamil trimester pertama.

larangan ibu hamil trimester pertama

Yang pertama adalah hal-hal yang berkaitan dengan gerak fisik. Contohnya adalah melakukan diet untuk menguruskan tubuh. Mendapatkan tubuh yang sedikit lebih gemuk adalah hal yang wajar bagi ibu hamil. Untuk itu, anda tidak perlu khawatir apabila angka timmbangan anda terus bertambah. Dengan mensuplai nutrisi yang cukup bagi tubuh justru juga sama halnya dengan memberi asupan gizi untuk si janin. Sedangkan contoh gerak fisik yang kedua adalah melakukan olahraga berat. Kegiatan ini adalah salah satu larangan ibu hamil trimester pertama. Memaksa tubuh untuk melakukan olah raga berat seperti sebelum anda memasuki masa kehamilan justru dapat meningkatkan resiko keguguran. Namun, hal ini juga tidak seharusnya menjadi alas an bagi ibu hamil untuk bermalas-malasan. Olahraga ringan seperti berjalan kaki di pagi hari adalah pilihan olah raga terbaik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil di masa trimester pertamanya.

Larangan ibu hamil trimester pertama yang kedua adalah hal-hal yang berkaitan dengan tindakan medis. Contohnya adalah tes rontgen. Prosedur tes ini mengharuskan seseorang untuk terpapar sinar radiasi agar kondisi dalam tubuhnya dapat dilihat. Namun, sinar radiasi ini justru akan membahayakan kondisi kesehatan janin apabila dilakukan pada ibu hamil. Selain radiasi, kondisi lingkungan yang dapat menyebabkan radiasi juga merupakan hal lain yang sangat penting diperhatikan oleh ibu hamil. Sebaiknya, ibu hamil tidak menempati daerah-daerah berbahaya seperti lingkungan SUTET, lingkungan limbah rumah sakit, ataupun lingkungan limbah industri.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *